RSS
 

Subjunctive 1

06 Mar

Dalam kehidupan sehari-hari kamu pasti pernah mengalami suatu kejadian yang nggak sesuai dengan yang kamu harapkan. Akhirnya kamu cuma bisa berharap terjadi sebaliknya atau berandai-andai saja. Misalnya,

1. “Saya berharap bisa mengerjakan test dengan baik.”   ( Faktanya: saya nggak bisa kerjakan tes dengan baik sekarang)

                  “I wish I could do the test well.”

2. ” Saat ini saya tidak tahu jawaban yang benar , tapi saya sungguh berharap     saya tahu “.

              I don`t know the correct answer now, but I really wish I knew

3.  Para pelajar  berharap gurunya tidak marah sama mereka kemarin.    (faktanya: kemarin mereka  dimarahi sama gurunya)

            The students wished their teacher hadn`t been angry with them.

 

Jadi  ketika kamu berharap  ungkapkan dengan:

1. “ … wish + Past  Tense ”

(untuk harapan yang berlawanan dengan kenyataan sekarang ini. Lihat contoh  a dan b di atas)

 

2.  “… wish + Past Perfect

(Untuk harapan yang berlawanan dengan kenyataan yang terjadi tadi, baru saja, kemarin,tadi malam, atau yang lalu. Lihat contoh c)

 

sedangkan untuk berandai-andai , gunakan pola:

1. “If only + Past Tense “.                                                                                                                 (Berandai-andai sekarang/ saat ini)

Contoh:

Andai dia bisa kesini hari ini.                                                                                                 (Faktanya: hari ini dia tidak bisa kesini)

If only she could be here today

 

2.   “If only+Past Perfect”.  (Berandai-andai tadi, barusaja,kemarin,tadi malam,atau yang lalu)

Contoh

“Andai  anaknya telah belajar lebih giat tadi malam ”.    (Faktanya : Tadi malam anaknya tidak belajar giat)

If only his son had studied harder last night

 

 

Tidak jarang kamu juga menemui teman yang “sok tahu” atau kita sebut saja “Mr.Know-all”. Dia seakan-akan tahu semuanya. So ,ketika  kamu ingin mengungkapkan  bahwa apa yang dia atau mereka perbuat atau katakan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya, gunakan:

As if…. atau   as though…”(seakan-akan/ seolah-olah)

Misalnya ,

 

1.  “As if + Past Tense”   (faktanya berlawanan dengan kondisi saat ini)

Contoh

Pak Bual ngomong seakan-akan dia tahu segalanya. (faktanya dia nggak tahu apa-apa)

Mr. Bual talked as though he knew everything

 

 

 2. “As if + Past Perfect)  ( faktanya berlawanan dengan kenyataan tadi, baru saja, kemarin, tadi malam atau yang lalu)

Contoh

Kemarin Jesica melihatku seolah-olah dia nggak kenal aku sebelumnya. (fakta sebenarnya dia kenal aku sebelumnya. Dia hanya pura-pura tidak kenal)

Yesterday Jesica saw me as if she hadn`t recognized me before.

 

Selamat Belajar! Good luck!

latihan Soal goes to http://inggrisonline.net/soal/

 
 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

 

 
  1. ima aja

    23 July 2015 at 06.58

    thank alot