Harapan atau keinginan kita nggak selalu terwujud, bukan?. Tak jarang yang terjadi adalah kebalikan dari harapan atau keinginan kita saat ini. Kita hanya bisa membayangkan/ berharap atau berandai-andai saja agar keadaannya berbalik dari kenyataan yang terjadi. Misalnya, kamu mau ngomong begini :
- Andaikan aku kenal dia, aku akan ajak dia keluar. (kalimat ini berarti aku nggak kenal dia)
- Andai aku jadi kamu, aku nggak akan lakukan itu. (faktanya aku hanya berandai-andai menjadi kamu )
- Seandainya orang tuaku punya uang yang cukup, aku akan kos di sekitar sini.(Faktanya aku nggak bisa kos di sekitar sini karena ortuku nggak punya uang yang cukup)
- Aku yakin dia paham kali ini. Tapi andai dia tidak paham, apa yang akan kamu lakukan?
- Andai kamu nggak datang dalam pertemuan ini, so pasti kamu ketinggalan info terbaru. (faktanya kamu datang dalam pertemuan itu, so kamu nggak ketinggalan info terbaru )
- Andaikan aku seorang bintang film… (faktanya adalah aku bukan seorang bintang film, aku hanya berandai-andai saja)
- Andai Christan lolos tes untuk jadi peserta IDOL di RCTI,dia bisa ketemu langsung sama Ahmad Dani dan Agnes Monica bintang idolanya. (Chistian tidak lolos tes untuk jadi peserta Idol di RCTI ,so dia nggak bisa ketemu langsung dengan bintang idolanya)
Gimana ngomong “ andaikan …/ Andai saja…/ Seandainya…” dalam bahasa Inggris?
Simple! Perhatikan hal-hal berikut ini:
- “Andai atau seandainya ”dalam bahasa Inggris “ If”.
- Kalau kamu mau ngomong “andaikan sekarang / saat ini…” maka gunakan saja pola :
IF + Kalimat Past Tense, S+ WOULD + Kata kerja dasar
Misalnya,
a. Andaikan aku kenal dia, aku akan ajak dia keluar sekarang. (If I knew her, I would take her out right now.
b. Andai aku kamu, aku nggak akan lakukan itu. (If I were you, I wouldn`t do it )
c. Seandainya orang tuaku punya uang yang cukup, aku akan kos di sekitar sini saat ini. (If my parents had enough money, I would stay in a lodging house around here now)
d. Aku yakin dia paham kali ini. Tapi andai dia tidak paham, apa yang akan kamu lakukan?( I am certain she understood at present. But If she didn`t ( undertand), what would you do? Atau bisa juga kamu katakan secara singkat “(But what if she didn`t?)
3. Sedangkan kalau mau ngomong “Andaikan tadi/ Andaikan kemarin/ Andaikan tadi malam/ Andaikan saat itu” maka gunakan saja pola:
IF + S+ HAD + Kata Kerja-III , S+ WOULD HAVE + Kata kerja – III
Misalnya,
a. Andaikan aku kenal dia, aku akan ajak dia keluar malam itu. (If I had known her, I would have taken her out that night.
b. Andai aku kamu, aku nggak akan lakukan itu tadi malam. (If I had been you, I wouldn`t have done it last night )
c. Seandainya orang tuaku punya uang yang cukup, aku akan kos di sekitar sini saat itu. (If my parents had had enough money, I would have stayed in a lodging house around here at the time)
d. Aku yakin dia paham kemarin. Tapi andai dia tidak paham, apa yang akan kamu lakukan?( I was certain she had understood yesterday. But If she hadn`t ( understood), what would you have done? Atau bisa juga kamu katakan secara singkat “(But what if she hadn`t?)
Untuk menentukan pola mana yang dipakai ngomong “ andaikan /seandainya “,perlu diingat-ingat “waktu berandai-andai tersebut,”.Ingat! Mau ngomong “Andaikan sekarang… (pola no.2) atau andaikan tadi? (pola no. 3 )”.
So, kalau ada orang mengatakan,”If Betha knew how to swim, she would go to the beach with us” (pola 2), berarti orang tersebut sedikit kecewa/ nyesal masalahnya Betha nggak bisa renang karena itu dia nggak bakal ikut kepantai sekarang ini. Saat ini orang tersebut cuma bisa berandai-andai/ berkhayal.
Bandingkan dengan ungkapan sesal/kekecewaan /berandai-andai / khayalan dari keluarga berikut ini :
“We would have bought a new house yesterday if we had had enough money for a down payment.” (Andaikan kami punya uang yang cukup untuk DP,kami akan beli sebuah rumah baru kemarin)
Dia berandai-andai dengan pola 3. Artinya kelurga tersebut nggak punya uang untuk DP pembelian sebuah ruma baru kemarin. Keluarga itu hanya bisa berkhayal/berandai-andai saja.
What if…adalah bentuk singkat dari “What would you do if atau What would happen if”. Orang biasanya menggunakan bentuk singkat ini setelah mengajukan pertanyaan yang lebih panjang. Perhatikan contoh berikut ini:
Contoh 1
Niken : What would happen if you joined in that club?
Marco : Well, the police would arrest me right now
Niken : And what if your girl friend knew about it?
Contoh 2
Gita : I am certain Nirmala will come here. Just wait for a second, okay?
Hera : But what if she didn`t?
Contoh 3
Rivaldi : I suppose you can do it. Take my word for it!
Giovani : Thanks, Rivaldi. But what if I couldn`t?
Pada contoh 1, kalimat “And what if your girl friend knew about it?” merupakan bentuk singkat dari “And what would happen if your girl friend knew about it?”
Pada contoh 2, kalimat “But what if she didn`t?” merupakan bentuk singkat dari “But what would we do if she didn`t come?”
Latihan soal : http://inggrisonline.net/soal/
Simple ,isn`t it? Selamat berlatih ! Good luck!