Menceritakan kembali Kalimat Perintah/larangan
Ketika ngobrol dengan teman,ada saat dimana kamu harus menceritakan kembali permintaan atau perintah yang pernah disampaikan teman-temanmu. Berikut ini mungkin beberapa contoh permintaan/ perintah /suruhan itu:
- Datanglah ke rumahku! (Please come to my house!)
- Ayo, silakan masuk! (Please come in!)
- Silakan duduk, ya! (Please sit down!)
- Ayo, kuenya dimakan lagi! (Have some more cake, please)
- Telpon lagi ,ya! (Call again, please)
- Diam, Bob! (Be quiet! )
- Pergi kamu! (Go away!)
Ketika permintaan/ perintah tersebut diatas kamu ceritakan kembali kepada temanmu yang lain, maka kalimatnya akan menjadi seperti berikut ini:
- She asked me to come to her house.
- She asked me to come in
- She asked me to sit down
- She asked me to have some more cake
- She asked me to call again
- She asked me to be quiet
- She asked me to go away
Ingatkah kamu ketika salah satu sahabatmu melarang untuk berbuat sesuatu?.Misalnya,dia mengatakan:
- Jangan tinggalkan aku! (Please don`t leave me!)
- Jangan cemas! (Please don`t worry!)
- Jangan lakukan itu! (Please don`t do that!)
- Jangan takut! (Please don`t be scared)
- Jangan lupakan aku! (Please don`t forget me!)
Bila kamu ceritakan pengalaman disuruh atau dilarang berbuat sesuatu tersebut diatas pada teman-temanmu yang lain, maka kalimatnya akan berubah menjadi:
- She asked me not to leave her
- She told me not to worry
- She requested me not to do that.
- She told me not to be scared
- She asked me not to forget her
Bagaimana cara menceritakan kembali pengalaman disuruh atau dilarang dalam bahasa Inggris?
Untuk menceritakan kembali ungkapan yang mengandung unsur perintah/permintaan atau suruhan gunakan pola:
SUBJECT +ASKED + KATA GANTI (them,us,me,you,him,her)+TO +VERB 1.
Misalnya,
1. Lina said,”Please come to my house.”
Ketika kamu ceritakan kembali, maka kalimatnya akan berubah menjadi :
Lina asked me to come to her house.
2. Suatu hari dokter mengatakan pada seorang pasien untuk bernafas dalam-dalam.
The doctor said to a patient,”Take a deep breath.”
Pasien ini kemudian menceritakan kembali perintah dokter ini pada istrinya,maka dia mengatakan,”The doctor told me to take a deep breath”
Ketika kamu menceritakan kembali, kata said diganti menjadi told/ordered/ commanded/asked/requested atau reminded.
Untuk menceritakan kembali ungkapan yang mengandung unsur perintah /permintaan (negatip) atau larangan gunakan pola:
SUBJECT +ASKED + KATA GANTI (them,us,me,you,him,her)+NOT TO +VERB 1.
Misalnya,
1. Lia mengingatkan teman sekamarnya, Tina, untuk tidak lupa mengunci kamar sebelum tidur.
Lia said : Don`t forget to lock the door.
Tina answered: OK.
Bobby ingin tahu apa yang dikatakan Lia kepada Tina. Lalu Tina menjawab:
“Lia asked me not to forget to lock the door.”
2. Saat istirahat di sekolah, Bu Nita mengejutkan Mira saat dia mau menyentuh tembok yang masih baru di cat.
Mrs. Nita : Don`t touch the wall, Mira.
Mira : Okay, mom.
Sepulang sekolah Mira menceritakan pengalaman itu pada ibunya. Dia mengatakan:
“Mrs. Nita told me not to touch the wall.”
3. Dalam perjalanannya ke bendara ,Regina mengingatkan Antony untuk tidak lupa menelponnya saat dia sampai di Singapura.
Regina : Don`t forget to call me.
Antony : I won`t.
Esoknya Antony menceritakan kembali pesan Regina kepada Lisa sahabatnya:
Antony mengatakan,“Lisa, Regina reminded me not to forget to call her.”
Simple right!
Selamat belajar! Good luck!